“Maafkan masa lalu, kemudian nikmati masa kini dan bertawakkal untuk masa depan”
Selamat datang di bab pertama, seribu mil perjalanan itu dimulai dari langkah pertama. Sesuatu yang besar itu terdiri dari banyak sesuatu yang kecil. Saya yakin, setiap kesuksesan yang besar dimulai dari sesuatu yang kecil, sebuah tindakan untuk melangkah kedepan. Membeli dan membaca buku ini merupakan awal yang luar biasa untuk meraih pribadi dan hidup berkualitas.
Hidup tak selalu ramah. Anda mungkin merasakannya, seringkali sesuatu yang tak diharapkan terjadi, membuat kecewa dan frustasi. Saat ini Anda mungkin sedang menyesali sesuatu yang terjadi dimasa lalu, entah itu akibat dari perbuatan yang Anda lakukan atau kecewa karena tidak melakukan sesuatu dimasa lalu dan juga kecewa akan harapan-harapan yang tidak tercapai.
Anda tak pernah tahu, diluar sana banyak sekali orang yang senasib dengan Anda. Tapi Anda beruntung bisa membaca buku ini. Buku yang akan mengubah hidup Anda. Saya yakin, investasi Anda membeli buku ini, tidak akan sia-sia.
Setiap orang memiliki keinginan, impian, ataupun cita-cita. Tapi tak sedikit dari mereka yang tak bisa mencapainya. Ingin kaya raya, ingin jabatan tinggi, ingin dihargai, ingin punya mobil mewah, punya rumah besar, pendidikan tinggi dan lain-lain. Saya tahu, Anda pun punya cita-cita seperti itu. Tapi perlu kita ingat, bahwa ada yang lebih berharga dari itu semua. Sesuatu yang tidak terlihat oleh panca indra, yang hanya bisa dirasakan dihati, yaitu kebahagiaan.
Di Jepang banyak sekali orang yang melakukan harakiri padahal banyak dari mereka adalah orang-orang eksekutif. Coba Anda lihat disekitar Anda, Anda akan temukan orang-orang yang Anda anggap bahagia, tapi ternyata dia tidak bahagia, padahal secara materi, jabatan atau gelar sangat bisa dibanggakan.
Saya tidak mengatakan bahwa Anda tidak harus mengejar kesuksesan untuk bahagia. Saya tidak mengatakan bahwa tidak perlu repot-repot bekerja keras untuk sukses yang penting bahagia. Saya hanya hanya mengatakan bahwa tidak ada gunanya jika Anda sukses tetapi tidak bahagia. Maka Anda harus bahagia dan sukses. Bahagia saat berproses sampai mencapai apa yang Anda inginkan.
Satu hal yang pertama kali harus kita lakukan untuk bisa sukses dan bahagia adalah BERSYUKUR. Itulah pondasi untuk bisa menjadi orang yang merdeka, kebebasan jiwa yang tidak terikat oleh sesuatu yang kita miliki atau keadaan yang sedang tidak bersahabat. Karna kebahagiaan itu ada dihati, tidak terikat waktu, tempat atupun materi. Yang bisa didapatkan dengan bersyukur. Bersyukur terhadap apapun yang telah Anda terima saat ini dan juga mengikhlaskan sesuatu yang telah terjadi. Bersyukur karena adanya keyakinan, bahwa apapun yang terjadi pada diri Anda adalah sesuatu yang terbaik bagi Anda.
Perlu saya tekankan, bahwa bersyukur bukanlah suatu pembenaran dari kesalahan-kesalahan yang kita lakukan pada masa lalu. Atau bukan suatu dalih bahwa ini kondisi kita saat ini penyebabnya bukanlah kita sendiri. Bukan itu. Bersyukur berarti memaafkan kesalahan yang telah kita perbuat, atau kesalahan kita yang tidak bersungguh-sungguh untuk kemudian dijadikan pengalaman. Pengalaman untuk bertindak lebih baik, lebih bijaksana, lebih sungguh-sungguh di hari ini dan hari esok.
Hidup Adalah Sebuah Pilihan
Dalam hidup ini, sebenarnya manusia dihadapakan dengan pilihan-pilihan yang harus diputuskan, cepat atau lambat. Apakah Anda sadari, bahwa sesungguhnya Anda saat ini adalah hasil dari pilihan-pilihan yang Anda ambil dimasa lalu. Butuh kebijaksanaan untuk memilih pilihan-pilihan yang dihadapkan oleh kehidupan, pilihan yang baik untuk kualitas hidup Anda dan hidup orang lain. Tak ada orang besar yang mengabaikan kemuliaan orang lain.
Anda mempunyai pilihan untuk bermimpi besar atau bermimpi kecil. Itu adalah sebuah pilihan. Anda mempunyai pilihan untuk berdiam diri atau melakukan tindakan. Anda mempunyai pilihan untuk menjadi orang baik atau buruk. Anda mempunyai pilihan untuk mengeluh atau bersukur dan terus berusaha. Anda mempunyai pilihan untuk merespon baik atau buruk terhadap sesuatu yang terjadi. Maka dari itu, menjadi orang sukses atau gagal, mejadi orang bahagia atau larut dalam kepediaan itu adalah pilihan.
Anda bisa mengeluh karena hujan, atau Anda bisa bersyukur karena pohon-pohon tersirami dengan gratis. Anda bisa bersedih karena tidak mempunyai cukup uang, tapi Anda bisa bersyukur karena kondisi itu memaksa dan mendorongmu untuk merencanakan penggunaan uang dengan bisa dan membimbingmu untuk tidak bersikap boros. Anda bisa bersedih karena mempunyai sedikit teman, atau Anda bersemangant untuk bisa memulai pertemanan baru. Dan semua itu adalah pilihan Anda.
Hidup seperti koin bersisi dua, setiap saat penuh dengan teka-tekai dan misteri. Namun mau tak mau tetap Anda harus memilih. Jangan pernah menyesal jika pilihan-pilihan itu bukanlah yang terbaik. Tak ada orang sukses di muka bumi ini, tanpa pilihan-pilihan hidup yang salah. Pada hakekatnya, tidak ada pilihan salah atau benar. Setiap pilihan mengandung pelajarannya sendiri. Setiap keputusan yang Anda ambil memiliki konsekuensi dan resiko masing-masing. Yang harus Anda lakukan adalah mengambil keputusan yang terbaik. Terbaik untuk kualitas hidup Anda dan orang lain.
Tak ada pilihan yang tak mengandung resiko. Pilihan-pilihan baik pun mengandung resiko dan konsekuensi masing-masing. Jika ada resiko gagal, maka ada resiko sukses. Jika ada resiko sukses, maka ada resiko gagal. Jika Anda ingin menjadi pohon yang besar, siaplah untuk diterpa angin dan badai. Jika tidak, jadilah rumput yang hidup dibawahnya, namun Anda akan selalu diinjak-injak orang. Jika tidak ingin ditumbangkan angin dan diinjak-injak orang, jadilah semak belukar, namun suatu saat Anda akan dirabas orang. Maka, yakinlah terhadap pilihan-pilihan Anda
Waktu tak pernah bisa ditarik mundur. Jikalau Anda telah memilih pilihan-pilihan yang salah menurut Anda, maka tak perlu Anda menyesalinya. Berbesarhatilah karena Anda mendapatkan pelajaran yang berharga untuk mengambil keputusan selanjutnya. Tak ada gunanya menyesali sesuatu yang sudah terjadi. Baik atau buruk yang Anda dapat, itu resiko atas pilihan yang Anda buat. Yang bisa Anda lakukan adalah bersyukur, kemudian mengambil keputusan-keputusan selanjutnya dengan pilihan terbaik dari pilihan-pilihan yang ada.
Setiap manusia tak punya pilihan untuk lahir dimana, termasuk Anda. Tapi kemudian, masa depan Anda ada ditangan Anda, itu adalah pilihan Anda. Ketika Anda memilih untuk bermimpi besar, maka titik awal untuk mencapainya adalah dengan menyadari pilihan-pilihan Anda dan menentukan apa yang Anda pilih. Pilihan-pilihan yang mendukung dan mengantarkan Anda untuk bisa meraih mimpi-mimpi besar tersebut.
Buatlah Keputusan
Jika Anda menyadari bahwa kondisi Anda sekarang adalah adalah kondisi yang terbaik bagi Anda, maka Anda akan mensyukuri apa yang ada dan kemudian melakukan yang terbaik yang bisa Anda lakukan. Coba renungkan baik-baik, apa gunanya Anda kecewa terhadap masalah lalu, mengeluh terhadap masalah yang Anda hadapi, menyesali terhadap kondisi saat ini. Jawabanya, tidak ada, tidak ada gunanya melakukan itu. Yang ada itu akan menambah beban hidup Anda. Yang bisa Anda lakukan adalah bersyukur kemudian terus melangkah maju dengan kemantapan.
Saat ini mungkin Anda kecewa karena Anda tidak bisa mencapai apa yang Anda inginkan. Saat ini mungkin masih menyalahkan orang lain terhadap kondisi sekarang Anda yang tidak Anda inginkan. Saat ini mungkin Anda masih ragu-ragu untuk terus melangkahkan kaki. Perlu Anda sadari, tak selalu manusia mendapatkan apa yang mereka inginkan. Setiap manusia menginginkan kemuliaan hidup, berlimbah harta, tetapi hanya mereka yang tidap putus asa yang bisa mendapatkannya.
Perlu Anda sadari bahawa hal yang membuat langkah Anda tersendat-sendat adalah ragu-ragu. Maka yakinlah saat ini adalah hal yang terbaik bagi Anda untuk melangkahkan kaki dengan penuh keyakinan guna mencapai kesuksesan yang Anda inginkan. Jika Anda melihat orang sukses, jangan hanya melihat apa yang sudah dia capai, tetapi lihatlah perjuangan dia untuk mencapainya. Maka Anda akan melihat, banyak halang rintang dan cobaan yang harus dilewati.
Buatlah keputusan sekarang juga. Berhentilah untuk berkata bahwa Anda hanya mencoba. Ada perbedaan perbedaan yang signifikan terhadap mencoba dengan membuat keputusan. Jika mencoba, Anda tidak maksimal melakukan tindakan, Anda hanya melakukan sebisanya tanpa adanya passion, dan juga ketika Anda gagal, maka Anda akan mengatakan tidak apa-apa karena itu hanya mencoba, serta Anda akan berhenti ketika. Berbeda halnya dengan Anda membuat keputusan. Anda akan maksimal melakukan tindakan-tindakan terhadap keputusan Anda untuk mencapai apa yang Anda inginkan dan juga ketika Anda membuat keputusan berarti Anda berniat untuk memulai dan juga menyelesaikannya, apapun yang terjadi.
Maka, buatlah keputusan dengan penuh keyakinan, memutuskan untuk terus maju atau berbelok arah dan kemudian terus maju. Berhentilah untuk ragu-ragu ketika Anda menempuh perjalanan.
Anda Masih Beruntung
Masihkan Anda menyesali terhadap kondisi diri Anda? Well, mari coba kita lihat betapa beruntungnya Anda.
Apakah Anda tahu Bob Willen? Bob Willen adalah seorang veteran perang Vietnam. Ia kehilangan kedua kakinya karena terkena ranjau saat perang. Walaupun cacat fisik, dia tidak cacat mental. Pada tahun 1986 dia mengikuti lomba marathon yang diikuti ribuan pelari dari seluruh dunia. Lomba ini berjarak 42 km mengelilingi kota New York. Bob menggunakan kedua tangannya untuk melemparkan badannya kedepan. Dan dia tercatat di Guiness Book of Record sebagai satu-satunya oran cacat yang berhasil menyelesaikan lari marathon.
Apa yang dikatakan Bob Willen? “Saya bukan orang hebat. Anda tahu saya tidak punya kaki lagi. Saya hanya menyelesaikan Apa yang telah saya mulai. Saya hanya mencapai apa yang saya inginkan. Kebahagiaan saya dapatkan adalah dari proses untuk mendapatkannya. Selama lomba, fisik saya menurun drastic. Tangan saya sudah hancur berdarah-darah. Tapi rasa sakit dihati saya terjadi bukan karena luka itu, tapi ketika saya memalingkan wajah saya dari garis finish. Jadi saya kembali focus untuk menatap goal saya. Saya rasa tidak ada orang yang akan gagal dama lari marathon ini. Tidak Anda akan mencapainya dalam berapa lama, asal Anda terus berlari. Anda disebut gagal bila Anda berhenti. Jadi, janganlah berhenti sebelum tujuan Anda telah tercapai.” Itu yang dikatakan Bob Willen.
Lihatlah begitu banyak orang yang mempunyai cacat fisik tetapi mereka masih bersemangat, bermimpi dan terus begembira. Mereka tidak mempermasalahkan kecacatan fisik mereka, tetapi mereka bersyukur terhadap apa yang mereka terima dan berusaha semaksimal mungkin. Mereka menyadarinya, tidak ada gunanya untuk menyesalinya, karena itu tidak akan membalikkan fakta. Tidakkah Anda merasa malu terhadap mereka? Anda masih beruntung.
Jika Anda ingin merasa hidup Anda beruntung, pergilah ke perkampuangan kumuh. Lihatlah banyak anak kecil yang tidak bisa sekolah karena faktor ekonomi. Bagaimana dengan Anda? Anda masih bisa merasakan pendidikan. Lihatlah banyak anak-anak yang seharusnya bermain, tetapi harus bekerja untuk mencari penghidupan. Bagaimana dengan Anda? Anda masih beruntung. Tidak ada alasan Anda untuk menyerah, tidak ada alasan Anda untuk tidak maksimal berusaha.
Masa Depan Anda Ada di Tangan Anda
Perbedaan orang besar dengan orang kecil adalah apa yang dilakukannya. Kebesaran orang dilihat dari apa yang dilakukannya. Karena kesuksesan itu ada dialam tindakan, bukan di angan-angan. Bermimpi besar, tetapi mimpi besar itu terlahir di dalam tindakannya.
Apa yang Anda lakukan menentukan masa depan Anda. Itu berarti masa depan Anda ada ditangan Anda, karena Anda berkuasa terhadap apa yang Anda lakukan. Jika Anda ingin mengetahui bagaimana masa depan Anda, lihatlah apa yang Anda lakukan sekarang.
Berhentilah untuk menunggu keadaan membaik, tetapi lakukan sesuatu agar kondisi membaik. Siapa lagi yang akan mengubah keadaan Anda selain Anda sendiri? Menunggu bukan berarti tanpa tindakan, tapi justru menunggu adalah bertindak secara proaktif. Menunggu secara pasif berarti menyerah terhadap kondisi.
Anda melihat banyak orang lahir dikeluarga kurang mampu tetapi kemudian mereka bisa menjadi orang sukses. Banyak orang yang lahir dari keluarga yang tidak berpendidikan, tetapi mereka bisa mencapai pendidikan tingkat tertinggi. Siapa yang membuat mereka sukses? Apakah orang tuanya? Temannya? Orang lain? Apakah kemudia Anda mengatakan bahwa itu takdir? Ya, betul sekali itu takdir, tapi perlu Anda pahami bahwa Tuhan hanya memberikan kepada yang pantas menerima. Dan siapa lagi yang memantaskan diri Anda sendiri selain Anda sendiri untuk menerima kesuksesan. Maka, berusahalah dan terus kejar mimpi Anda agar Anda pantas diberikan suatu kesuksesan.

Setiap kata perkata dan setiap paragraf saya membacanya. Sangat inspiratif. Salam kenal. Terima kasih sudah memberikan pencerahan.
makasih Mas..
Iya Mas, salam kenal juga ya Mas..