Arsip Kategori: My Notes
Yang kami Perjuangkan
Yang kami perjuangkan :
Bukanlah KEMENANGAN.
Bukanlah PENGHARGAAN.
Bukanlah KEBANGGAAN.
Sejenak untuk Rehat
Baiklah, sejenak aku melepaskan segala kepenatan dalam hari-hariku. Memang ada saat kepenatan menyelimuti hari-hari seseroang. Saat ini aku sempatkan untuk melepas semua kepenatan, kegalauan, dan segala tekanan yang menekan hidupku. aku berikan waktu untuk diriku sendiri, merasakan detak jantung, merasakan setiap nafas, menarik energi positif ke dalam diriku.
Bismillah..
Yaa Allah, terimakasih atas segala karunia yang Engkau berikan untuk ku. Terimakasih Engkau masih berikan kesempatan saat ini untuk merasakan nafas kehidupan. Terimakasih Yaa Allah.
Yaa Allah, maafkan diri ini yang sering lalai akan nikmat yang Engkau berikan. maafkan diri ini seringkali lupa bersyukur. maafkan diri ini yang terlalu fokus terhadap kekurangan-kekurangan. maafkan diri ini yang iri terhadap nikmat yang Engkau berikan kepada orang-lain.
“aku lepaskan, aku bebaskan, segala kepenatan yang ada dalam diri. aku lepaskan, aku bebaskan.” Read the rest of this entry »
Managemen itu Penting
Life is simple. Jika penat, pergilah refreshing. Jika hampa, instrokpeksi diri kemudian lakukan sesuatu, jika tak suka aktivitas yang monoton ubahlah caranya. Tak perlu merumitkan suatu masalah. Tak perlu mengulang kesalahan-kesalahan yang sama. Terkadang kita terlalu memikirkan suatu kesalahan yang berulang-ulang, dan nampak banyak masalah dalam hidup.
Hidup stress, sulit, gak cukup waktu, tergesa-gesa, atau terasa hampa, terkadang hanya karena kita tak bisa memanage resource yang kita punya. Mengatur waktu, kegiatan, dan target hidup, bisa mengubah hidup kita. Lebih santai, lebih sedikit kerja bukan berarti lebih sedikit produktivitas. Terkadang yang nampang kerja keras, kekurangan waktu, hidup serba tergesa-gesa, malah lebih sedikit produktivitasnya, dan malah hidupnya stress. Itu hanya karena managemen hidup. Ketidakmampuan memanage hidup membuat hidup berantakan.
Orang Indonesia mempunyai kualitas kecerdasan personal yang luar biasa. Kecerdasan personal yang me Read the rest of this entry »
Kuncinya Sabar
Tak jarang seseorang menemukan kejenuan dalam hidupnya, menemukan kehampaan hati dari apa yang dijalaninya. Seakan ingin berhenti dan keluar dari keadaan itu. Seakan tak ada kekuatan jiwa untuk terus berada dalam keadaan itu. Ntah apa yang menjadi penyebabnya. Mungkin saja dia belum mendapatkan apa yang diinginkannya, mungkin saja dia merasa bahwa jalan itu memang bukan jalan yang diiginkannya, atau mungkin karena impian yang menjadi penyemangatnya kabur dari pandangnya. Itulah dinamika hidup. Terkadang ada yang berfikir untuk segera mengakhiri hidupnya, na’udzubillah.
Dunia menjadi perhiasan dalam kehidupan kita. Tak kan selamanya dunia menjadi milik kita. Mungkin sekarang kita umurnya remaja, tapi bentar lagi udah dewasa, dan menjadi tua. Paras ganteng atau cantik kita akan menghilang. Harta tahta tak pernah dibawa seseroang mati. Ke liang lahat cuma berbusana kain kafan. Ingat itu. Orientasi keduniaan kita yang menjadikan hati terasa hampa. Hampa, seakan hidup tak bermakna. Dan ketika dunia menjadi orientasi hidup, tak pernah ada kepuasan yang dirasakannya. Berarti, saatnya berinstrokpeksi diri terhadap apa yang sudah dilakukan kemudian terus melangkah menuju istana kebahagiaan yang hakiki. Read the rest of this entry »
Galau gara-gara Judul
Semester ini, saya ngambil TA 1 dan seminar. Goal dari mata kuliah ini adalah proposal tugas akhir dan seminar. Saat ini, saya baru semester 6, lebih cepet satu semester dari waktu normal untuk mengamil TA 1. Bukan karena saya pinter tapi karena udah pengen cepet lulus, toh syaratnya memenuhi dan juga semester depan tinggal 2 mata kuliah pilihan.
Sebelum UTS kemaren ada kuliahnya, pengarahan bagaimana membuat proposal yang baik, berserta atribut-atributnya. Sekarang udah abis UTS, saatnya kerja mandiri. Mencari TOPIK, menentukan JUDUL, menentukan METODE kemudian menulis kedalam proposal. Mungkin mudah bagi yang sudah terbiasa dengan riset. Tapi sya baru tau riset itu begini, harus tahap demi tahap dan harus memenuhi keilmiahan. Tak sembarangan. Read the rest of this entry »
Jalan Bercabang
Membuat keputusan memang tak mudah. Mungkin mudah bagi kita ketika dihadapkan hanya pada satu pilihan. Tapi bagaimana jika kita di hadapkan diantara beberapa pilihan?
Ketika dihadapkan pilihan-pilihan yang menarik, terkadang kita ingin memlih semua pilihan itu. Tapi masalahnya, saat itu hanya ada satu yang boleh kita pilih. Seperti 2 cabang jalan, tak bisa ditempuh bersamaan dalam satu waktu. Ah, gimana caranya harus memutuskan lewat jalan yang mana?
Saat emosi memenuhi pikiran, saat itu diri kita tak bisa berfikir jernih. Yang ada hanya kecenderungan perasaan, tanpa ada pertimbangan secara logis. Butuh wawasan yang luas untuk bisa memutuskan dengan baik, wawasan tetang pengalaman-pengalaman orang lain atau mungkin pengalaman kita yang sudah-sudah. Pada kondisi saat itu, terkadang kita termakan omongan orang lain. Percaya begitu saja apa yang dikatakan orang. Padahal dalam hati masih ada keraguan terhadap apa yang kita pikirkan. Read the rest of this entry »
Berbagi, aku ingin
Indahnya ketika kita bisa berbagi. Ntah dari mana asalnya, tapi benar-benar ada rasa bahagia ketika bisa berbagi dengan orang lain. Mungkin sebagian orang punya logika ketika berbagi itu merugikan diri, kebahagiaannya akan berkurang, enakan dia yang menerima donk, dan sebagainya. Tapi kenyataannya? tidak seperti itu, malah sebaliknya. Dengan berbagi kita malah dapat rasa seneng, tambah persahabatan atau kekeluargaan, terus terkadang gak disangka-sangka kita dapat sesuatu yang luar biasa.
Berbagi bukanlah mengkiaskan mengurangi sebagian besar dari apa yang kita miliki. Bukan. Berbagi adalah ketika kita memberikan energi positif kepada orang-orang disekeliling kita. Bisa dari apa aja kan berarti. Murah senyum, menyapa ketika berpapasan, ngajari temen yang belum bisa, mendengarkan curhat, membantu tenaga, menyampaikan informasi penting, terus kalau punya uang saku lebih bisa membelikan sesuatu atau bisa juga bersedekah. Seribu jalan untuk bisa berbagi. itu berarti, SERIBU jalan untuk bahagia.
Read the rest of this entry »
Maafkan
Mungkin sudah banyak cerita tentang pertemanan. Kadang tertawa bersama, kadang juga bisa merakan tangis bersama. Tapi tidak jarang, teman atau orang yang disekeliling kit membuat perilaku yang tidak mengenakkan hati kita. Memang orang yang menyakiti diri kita kebanyakan adalah orang-orang dekat disekeling kita. karena mereka lah yang paling sering berinteraksi dengan kita.
Tapi, sebuah keegoan diri ketika kita menginginkan segala sesuatu sesuai dengan keinginan kita, menginginkan semua orang menjadi seperti apa yang kita inginkan. Orang mempunyai pribadinya sendiri. Semua orang berbeda dan kita tak bisa menyamaratakan semua orang. Karakter mereka berbeda-beda dan mempunyai sikap berbeda. Mudahnya kita menjudge seseorang itu tidak baik kepada kita, itu menunjukkkan ketidakmauan kita untuk mempelajari orang yang melakuakannya, mengapa dia begitu. Read the rest of this entry »
Kuliah About
Dalam hidup ini kita akan melewati waktu demi waktu walau tak terasa waktu begitu cepat berputar. Kuliah merupakan belajar lanjutan dari sekolah menengah atas. Melanjutkan ke perguruan tinggi yaitu untuk belajar secara khusus sesuai jurusan yang diambilnya.
Begitu banyak perguruan tinggi di Indonesia. Ribuan lulusan perguruan tinggi setiap tahunnya. Tapi kenapa masih banyak pengangguran yang notabenenya adalah orang-orang yang terpelajar atau sarjana. Mengapa hal seperti ini terjadi? Ini terjadi karena salahnya sistem pendidikannya ataukah salah mahasiswa yang belajar diperrguruan tinggi.
Mai kita tengok, orang Indonesia yang belajar ke luar negeri, mereka tidak menjadi sampah tapi malah menjadi orang-orang yang masuk peringkat atas. Kita ibaratkan perguruan tinggi adalah tempat jahit dan bahannya adalah mahasiswa. Tempat jahit merupakan tempat untuk menjadikan bahan menjadi baju, baju tersebut nantinya bisa dipakai orang. Orang-orang yang masuk perguruan tinggi “dijahit” untuk menjadi “baju” yang bisa dipakai. Ini menunjukkan bukan salah mahasiswa tetapi ada yang salah dengan sistem pendidikan di Indonesia. Read the rest of this entry »
